Gejala dan Tanda Stroke Secara Mendetail

Stroke A to Z - Penyakit stroke dapat dikenali gejala awal dan tanda-tanda stroke, baik untuk stroke ringan atau pun stroke yang sudah cukup berat. Pada pertemuan sebelumnya strokeatoz.blogspot.com sudah sempat mengupas tentang definisi stroke dan faktor penyebab serta jenis-jenis (penggolongan) stroke. Nah kali ini kita akan membahas kelanjutan dari 2 artikel sebelumnya yaitu tentang gejala dan tanda stroke.

Dugaan Stroke

Gangguan atau kelainan seperti tersebut dibawah ini bisa jadi merupakan pertanda seseorang terkena stroke:
Gejala stroke, tanda stroke, ciri stroke ringan, gejala stroke berat, dugaan stroke, tanda-tanda seseorang menderita stroke, gangguan pengelihatan pada stroke, penyakit stroke dapat dikenali dengan ciri ini
Illustrasi Gambar Penderita Stroke

1. Mulut Mencong (Facial Drop)
Untuk mengetes, caranya adalah dengan meminta pasien memperlihatkan giginya atau tersenyum.
Normal: kedua sisi muka bergerak simetris.
Abnormal: Salah satu sisi muka tertinggal.

2. Gangguan Bicara dan Bahasa
Untuk mengetes, pasien diminta mengatakan kalimat tertentu.
Normal: Dapat mengucapkan kalimat dengan benar dan jelas
Abnormal: Bicara rero, menggunakan kata yang salah.

3. Lengan Lemah (Arm Drift)
Untuk mengetes, pasien diminta menahan kedua tangannya lurus ke depan sekitar 10 detik, dengan mata tertutup.
Normal: Kedua tangan dapat bergerak bersamaan dan sejajar.
Abnormal: Salah satu lengan bergerak turun / tidak sejajar.

4. Gangguan Gerakan Bola Mata dan Gangguan Koordinasi


Gejala dan Tanda Stroke Ringan

Apabila stroke terjadi, keluarga hendaknya segera menolong pasien, yakni dengan langsung membawanya ke rumah sakit. Saat dokter memeriksa seseorang setelah terserang stroke, dan tidak menemukan gejala dan tanda yang jelas padanya, kemungkinan ia terserang iskemik sementara atau transient ischemic attack (TIA) atau di sebut "stroke ringan".

Dalam hal ini pasien akan pulih seperti sedia kala dalam waktu kurang dari 24 jam setelah stroke terjadi, dan untuk mencegah terjadi stroke ulangan, pasien sebaiknya menjalani gaya hidup sehat serta mengkonsumsi obat yang dapat menghancurkan sumbatan atau plak pada arteri.

Gejala Stroke Awal

Serangan awal stroke umumnya berupa gangguan kesadaran. Gangguan kesadaran dapat berupa perasaan ingin tidur, kebingungan, sukar mengingat, pengelihatan kabur dan sebagainya. Pada beberapa jam berikutnya gangguan kesadaran akan berlanjut, yang menurunkan kekuatan otot dan koordinasi, dalam bentuk sulit berkonsentrasi dalam membaca atau pun mendengar percakapan orang lain.

Kemungkinan lain, si penderita akan merasa kesulitan dalam menyusun kata-kata atau melakukan pekerjaan sehari-hari seperti berdiri, berjalan, mengambil gelas, pensil, sendok dan garpu, atau menjatuhkan apa yang dipegang.

Gangguan lain berupa ketidakmampuan mengontrol buang air kecil dan besar, kehilangan kemampuan untuk merasakan, mengalami kesulitan untuk menelan dan bernafas. Gejala awal lainnya termasuk hilangnya kekerasan otot, seperti jari-jari dan tungkai yang terkulai, kaki menjadi kaku, dan kehilangan koordinasi gerakan. Apabila gejala tersebut makin berat, si penderita harus segara dirawat di rumah sakit.

Sebagian besar kasus stroke terjadi secara mendadak, sangat cepat dan menyebabkan kesurakan otak dalam beberapa menit (completed stroke). Stroke bisa menjadi bertambah buruk dalam beberapa jam sampai 1 atau 2 hari akibat bertambah luasnya jaringan otak yang mati (stroke-in-evolution).

Perkembangan penyakit biasanya (tetapi tidak selalu) diselingi dengan periode stabil, dimana perluasan jaringan otak yang mati berhenti sementara atau terjadi beberapa perbaikan. Gejala dan tanda penderita dengan stroke akut tergantung daerah otak mana yang terkena. Perlu diketahui secara garis besar otak terdiri dari 3 bagian besar:
Gejala stroke, tanda stroke, ciri stroke ringan, gejala stroke berat, dugaan stroke, tanda-tanda seseorang menderita stroke, gangguan pengelihatan pada stroke, penyakit stroke dapat dikenali dengan ciri ini
Illustrasi Gambar Bagian-bagian Pada Otak Secara Garis Besar

1. Otak Besar
Fungsinya berhubungan dengan fungsi intelektual yang lebih tinggi, fungsi bicara, integrasi sensori informasi dan pengontrolan gerakan halus.

2. Otak Kecil
Berfungsi untuk mengatur koordinasi gerakan dan keseimbangan tubuh.

3. Batang Otak
Mengendalikan berbagai fungsi dasar organ, seperti koordinasi gerakan mata, menjaga keseimbangan, kesadaran, mengatur pernafasan, dan fungsi jantung (tekanan darah).

Selain itu, jika dipandang dari letaknya, otak bagian kanan berhubungan dengan pengenalan terhadap ruang, tubuh, kemampuan menggambar, seni, dan bangunan, sedangkan otak bagian kiri berfungsi pada kemampuan berbicara, berhitung dan menulis.

Gejala dan Tanda Stroke Secara Mendetail

Berikut ini adalah gejala-gejala dan tanda-tanda serangan stroke pada manusia secara lebih rinci dan mendetail:

1. Adanya serangan defisit nurologi fokal, berupa kelemahan atau kelumpuhan lengan dan tungkai, atau salah satu sisi tubuh.

2. Hilangnya rasa atau adanya sensasi abnormal pada lengan, tungkai, atau salah satu sisi tubuh. Baal atau mati rasa sebelah, terasa kesemutan, terasa seperti terkena cabai, rasa terbaka.

3. Mulut dan lidah mencong bila di luruskan.

4. Gangguan menelan: sulit menelan, minum suka tersedak.

5. Bicara tidak jelas (rero), sulit berbahasa, kata yang diucapkan tidak sesuai keinginan, pelo, sengau, bicaranya ngaco, kata-katanya tidak dapat dipahami (afasia), Bicara tidak lancar, hanya sepatah-sepatah kata yang terucap.

6. Sulit memikirkan atau mengucapkan kata-kata yang tepat.

7. Tidak memahami pembicaraan orang lain.

8. Tidak mampu membaca dan menulis, dan tidak memahami tulisan.

9. Tidak dapat berhitung, kepandaian menurun.

10. Tidak mampu mengenali bagian dari tubuh.
Gejala stroke, tanda stroke, ciri stroke ringan, gejala stroke berat, dugaan stroke, tanda-tanda seseorang menderita stroke, gangguan pengelihatan pada stroke, penyakit stroke dapat dikenali dengan ciri ini
Illustrasi Gambar Gejala dan Tanda Stroke Lengkap

11. Hilangnya kendali terhadap kadung kemih; kencing yang tidak disadari.

12. Berjalan menjadi sulit, langkahnya kecil-kecil.

13. Menjadi pelupa (dimensia).

14. Vertigo (pusing, puyeng), atau perasaan berputar yang menetap saat tidak beraktivitas.

15. Awal terjadinya penyakit (onsef) cepat, mendadak, dan biasanya terjadi pada saat beristirahat atau bangun tidur.

16. Hilangnya penglihatan berupa penglihatan yang terganggu, sebagian lapang pandangan tidak terlihat, gangguan pandangan tanpa rasa nyeri, penglihatan gelap atau ganda sesaat.

17. Kelopak mata sulit di buka atau dalam keadaan terjatuh.

18. Pendengaran hilang atau gangguan pendengaran, berupa tuli satu telinga atau pendengaran berkurang.

19. Menjadi lebih sensitif; menjadi mudah menangis atau tertawa.

20. Kebanyakan tidur atau selalu ingin tidur.

21. Kehilangan keseimbangan, gerakan tubuh tidak terkoordinasi dengan baik, sempoyongan, atau terjatuh.

22. Gangguan kesadaran, pingsan sampai tidak sadarkan diri (koma).

Itulah 22 Gejala dan Tanda Stroke Secara Mendetail, jika ada dari salah satu dari dua puluh dua tanda diatas pada seseorang yang Sobat kenal, alangkah baiknya jika segera menghubungi dokter atau tim medis untuk mendapatkan penanganan secara serius. Kesempatan berikutnya kami akan berbagi tentang Diagnosis Stroke, untuk itu jangan sampai ketinggalan ya, silahkan subscribe untuk mendapatkan pemberitahuan lewat email bila ada artike baru dari kami, caranya adalah dengan memansukan alamat email Sobat dikolom subscribe dibawah artikel ini. Terima kasih.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Gejala dan Tanda Stroke Secara Mendetail